Mengenal Lebih Jauh Material Phenolicresin Chemical Lab Kraksaan

Memilih bahan yang tepat untuk permukaan furnitur meja kerja laboratorium adalah keputusan penting dimana harus diambil ketika akan melengkapi ruang laboratorium dengan furnitur. Penggunaan reagen kaustik dan instrumentasi yang kompleks merupakan hal dasar utama yang harus diperhitungkan dalam proses pengambilan keputusan tersebut. Sehingga kita harus memilih material dengan karakter tahan asam, tahan mikroba, tahan gores, mudah difabrikasi di lapangan, higienis, bagus dari segi estetika, dan tahan noda. Phenolicresin Chemical Lab Kraksaan adalah material  untuk solusi pemenuhan kebutuhan material tersebut.

Bagi sebagian kita khususnya bergerak di bidang aplikator, kontraktor, konsultan proyek, dan sejenisnya, mungkin tidak asing mendengar nama material Phenolicresin Chemical Lab. Phenolicresin Chemical Lab adalah material berbentuk papan berbahan dasar resin dipadukan dengan komponen penyusun utama lainnya, diproduksi menggunakan teknologi canggih melalui tekanan tinggi, dimana terdapat lapisan anti bahan kimia pada permukaannya.

Pada permukaan luar Phenolicresin Chemical Lab terdapat lapisan HPL Craft (High Pressure Laminate Craft) yang sudah di lapisi menggunakan lapisan anti bahan kimia yang dijadikan satu melalui proses penggabungan dalam satu proses produksi menggunakan tekanan tinggi. Hal inilah menyebabkan lapisan luar pada Phenolicresin Chemical Lab tersebut tidak mudah lepas atau terkelupas, dan menjadi satu bagian solid dengan bagian inti tengahnya.

Perbedaan Phenolicresin Dengan Phenolicresin Chemical Lab

Lalu apa perbedaan Phenolicresin Board biasa dengan Phenolicresin Chemical Lab?. Secara tampilan dan bentuk fisik hampir sama, dan akan sulit untuk membedakan antara keduanya. Perbedaan utamanya terletak pada lapisan anti bahan kimia yang terdapat pada permukaan Phenolicresin Chemical Lab, sedangkan pada Phenolicresin Board biasa lapisan ini tidak ada. Phenolicresin Chemical Lab biasanya digunakan untuk work surface aplikasi ilmiah dan laboratorium. Material ini banyak digunakan di laboratorium biologi, kimia, patologi, dan imunologi.

Laboratorium dasar juga sering menggunakannya seperti pada sekolah menengah, sekolah menengah atas, perguruan tinggi dan universitas. Selain dibuat menjadi meja, Phenolicresin Chemical Lab bisa digunakan untuk rak reagen, dek lemari asam, dan lain sebagainya. Sedang pada Phenolicresin Board biasa, sering digunakan untuk partisi cubicle toilet, panel cubicle office, office furnitur, dan sebagainya yang tidak berhubungan dengan cairan kimia.

Dari segi dimensi fisik, Phenolicresin Chemical Lab juga berbeda dengan Phenolicresin Board biasa. Ukuran Phenolicresin Chemical Lab biasanya memiliki lebar 150cm, panjang 305cm dengan ketebalan 13mm. Sedangkan pada Phenolicresin Board biasa memiliki lebar 183cm, panjang 244cm, dengan ketebalan 12mm. Tentu saja tiap produsen akan memiliki standarisasi ukuran dimensi masing-masing, yang bisa saja berbeda dengan ukuran tersebut.

Keuntungan Menggunakan Phenolicresin Chemical Lab Kraksaan

Keuntungan menggunakan material Phenolic Chemical Lab antara lain adalah daya tahan lapisan permukaannya yang kuat terhadap cairan reagen kimia laboratorium umum, akan sangat membantu agar perabot furnitur utama tidak mudah rusak saat terkena tetesan atau tumpahan cairan kimia. Sehingga kita tidak perlu terlalu sering mengganti furnitur tersebut.

Tampilan permukaan Phenolic Chemical Lab yang sudah ada lapisan HPL Craft (High Pressure Laminate Craft) dengan beberapa warna pilihan menjadikannya tidak perlu proses finishing lagi. Ini akan sangat membantu cepatnya proses fabrikasi dan instal. Ukurannya yang panjang sangat cocok untuk produk furnitur Lab dengan ukuran panjang, sehingga tidak terdapat sambungan yang terlihat secara visual, yang menambah kesan rapi tampilannya.

Kelebihan

Beberapa kelebihan Phenolicresin Chemical Lab diantaranya adanya lapisan anti bahan kimia menjadikannya permukaannya anti jamur dan bakteri. Selain itu kontur permukaan yang juga solid dan padat menjadikannya sangat mudah untuk dibersihkan. Cukup membersihkan dengan menyeka atau mengelap dengan air hangat, atau dengan cairan detergen lembut agar lebih bersih dan higienis.

Kelebihan Phenolicresin Chemical Lab lainnya adalah lapisan anti kimia yang terdapat pada kedua sisi material memudahkan kita saat fabrikasi dan instal karena tidak khawatir salah penempatan sisinya. Beberapa hal yang harus diperhatikan agar material Phenolicresin Chemical Lab lebih awet digunakan diantaranya :

  1. Jangan menggunakan peralatan dengan suhu terlalu panas (>120°C) yang langsung bersentuhan dengan permukaan material.
  2. Jangan biarkan cairan kimia keras seperti asam sulfat dan asam nitrat dengan konsentrasi lebih tinggi dari 96% bersentuhan langsung dengan permukaan material Phenolicresin Chemical Lab dalam jangka waktu lama.
  3. Hindarkan dari benturan dengan benda berkarakter keras dan tajam.
  4. Bersihkan selalu permukaan untuk menghindari endapan sisa cairan kimia yang akan menyebabkan kerusakan akibat kontak alkali dalam jangka waktu lama.

Harga Phenolicresin Chemical Lab Kraksaan

Harga Phenolicresin Chemical Lab biasanya lebih mahal jika dibandingkan dengan Phenolicresin Board biasa. Mahalnya harga Phenolicresin Chemical Lab selain karena komponen penyusun material yang berbeda, disebabkan karena masih belum banyaknya produsen lokal di Indonesia. Sehingga untuk pemenuhan kebutuhan material Phenolicresin Chemical Lab masih banyak mendatangkan import dari luar negeri. Namun mahalnya harga Phenolicresin Chemical Lab tersebut sebanding dengan kualitas dan kelebihan yang dimilikinya.

Untuk mendapatkan material Phenolicresin Chemical Lab dengan harga terbaik, anda bisa menghubungi Team BATUBELING Supplier Surabaya, dengan kontak :

Atau bisa temukan kami di :

Temukan juga kami di media sosial :

WeCreativez WhatsApp Support
Tim dukungan pelanggan kami siap menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan apa saja kepada kami!
👋 Hai, ada yang bisa saya bantu?